Showing posts with label Media Masters Maestro. Show all posts
Showing posts with label Media Masters Maestro. Show all posts

Thursday, May 31, 2012

The Power of Persuasion

Hola, agent FA hadir kembali di sini untuk berbagi :) semoga semua pembaca dalam kondisi yang bugar dan senang selalu ^^ salam ceria dari MMT Batch 2 GroupM selalu!


Kali ini, agent FA ingin berbagi sedikit pemikiran yang mungkin boleh saja para pembaca anggap subjektif, pribadi, dan semacamnya, tapi menganut tagline dari salah satu talk terbesar di dunia, yaitu TED, bahwa ‘ideas worth spreading’ maka boleh lah yaa speak-speak mumpung wadahnya ada ^^

Fyi, agent FA sebelum ini mengambil ilmu komunikasi dan program studi periklanan / advertising sebagai bidang studinya, sehingga bekerja di industri ini memang pada dasarnya karena agent FA sendiri menganggap bahwa industri ini memiliki ‘sesuatu’ yang menggugah hati agent FA.

Sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan atas bidang kerja yang satu ini, walaupun bukan sesuatu yang konstan, namun akan menjadi motivasi yang kuat dalam menjalankan pekerjaan ini.

Pada dasarnya, ilmu periklanan dekat dengan satu ilmu komunikasi yang kita pelajari, bahkan mungkin saat masa sekolah dahulu, yaitu ilmu persuasi.

Semuanya pasti sudah tahu maksudnya ‘persuasi’, sederhananya ‘ajakan’, ‘bujukan’, ‘sesuatu yang memikat’ dan berbagai istilah lainnya yang bisa mendefinisikan arti dari persuasi.

Tapi ada satu istilah yang agent FA suka untuk mendefinisikan kata persuasi, yaitu: Pergerakan.

Yeah, movement.

Pergerakan.

Kenapa? Karena agent FA merasa bahwa meskipun memang pada dasarnya periklanan adalah hal yang dekat dengan dunia komersil yang mengutamakan kepentingan produsen/klien/advertiser, tapi tidak dapat dipungkiri kalau memang sebuah iklan dapat dibuat sebegitu memikatnya sehingga menimbulkan keinginan konsumen untuk membeli atau menggunakan produk tersebut.

Secara kasar, kalau iklan dapat menggerakkan banyak orang untuk membeli suatu produk, maka iklan dapat juga menggerakkan banyak orang untuk melakukan hal lainnya, dalam hal ini, agent FA berpikir hal-hal seperti aktivitas sosial yang berpengaruh bagi hajat orang banyak.

See? Kata ‘iklan’ memang memiliki konotasi yang mungkin kurang positif, namun kalau diganti dengan ‘persuasi’ maka ia merupakan hal yang dapat menciptakan suatu dampak positif yang besar, sebesar sebuah pergerakan, we can say.

Dan tentu saja, pergerakan yang tercipta bukan semata-mata di permukaan hanya akibat dari persuasi yang dilakukan, tetapi bisa diciptakan tertanam di benak mereka, tergantung semenarik apa iklan yang kita buat, sehingga melekat di benak orang-orang bahkan hingga sampai terbayang-bayang dan mengubah perilaku kita.

Pergerakan sosial, atau social movement dengan menggunakan ilmu periklanan ini tentu saja dapat kita lihat dari beberapa kampanye iklan yang diadakan oleh para NGO/LSM serta pemerintahan.


MMT Batch 2 GroupM
MMT Batch 2 GroupM - The Power of Persuasion


MMT Batch 2 GroupM
MMT Batch 2 GroupM

Sesederhana mengajak orang untuk membuang sampah pada tempatnya, pada awalnya mungkin dari tidak biasa melakukan, kemudian melakukannya karena di-persuasi, hingga terbiasa untuk melakukannya, melekat kepada perilakunya.

It’s the power of persuasion!

Agent FA
MMT Batch 2 GroupM

Wednesday, May 30, 2012

Mata, Tangan, Kaki, Mengapa Berpasangan ?

Hi readers ! Selamat malam MMT Batch 2 GroupM! Sekarang ini Agent C sudah tidak lagi berada di headquarter tempat kami berdinas seperti biasa, hehehe. Office hour sudah berakhir, dan Agent C langsung berangkat menuju ke tempat lain. Apakah itu ? Kali ini Agent C sedang memberikan treatment untuk rambut. Biasanya Agent C suka creambath minimal dalam satu bulan 1x. Kenapa begitu ??? Soalnya, rambut kita juga perlu vitamin dari nutrisi lain, di luar shampoo yang sudah kita gunakan sehari-hari :)

Bagaimana dengan readers sendiri ? Ada yang sering memberikan alokasi waktu khusus untuk bersalon ? Sekarang ini, tidak semua hal yang berhubungan dengan kecantikan dan perawatan wajah identik dengan wanita saja. Pria pun begitu. Terutama bagi mereka yang bergelut di dunia entertainment. Ujung-ujungnya ada saja budget khusus untuk merawat tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Hmmm.. Selama menunggu di salon, Agent C mengeluarkan laptop dan mengetik artikel ini. Sebenarnya artikel ini sudah ingin direlease dari beberapa hari lalu. Namun, Agent C belum bisa terkoneksi ke internet. Baru sekarang ini lah Agent C benar-benar spend time untuk menumpahkan apa yang ada di pikiran.

Pertanyaan ini terlontar dengan simple. Mengapa seluruh anggota tubuh, rata-rata ada dua ? Yang dilahirkan dengan sempurna, pasti memiliki dua tangan, dua kaki, dua mata, bahkan juga dengan 1 hidung yang berlubang dua. Pernah kah readers mempertanyakan, mengapa anggota tubuh tersebut diciptakan berpasangan ?

Hal ini Agent C memiliki pendapat dan filsafah tersendiri. Mari saya jelaskan dari hal yang paling sederhana. Mengapa mata kita ada dua ? Secara harafiah, yang terlihat memang ada dua. Tapi lebih dari pada itu, mata kita ada tiga. Satu lagi dari mana ???? Ada yang tau tidak ?

Dua mata untuk melihat fisik, dan satu lagi adalah mata hati yang membantu kita menalar hal yang tak bisa dilihat oleh mata.

Oleh karena itu lah, saat manusia menjalani kehidupan ini, jangan sebatas menggunakan sepasang mata di wajah. Namun, gunakanlah mata hati kita. Logika kita boleh saja bermain, dengan mengirimkan proses rangsangan ke mata. Tetapi segala yang terlihat oleh mata, belum tentu benar sepenuhnya. Contoh ringannya adalah seperti ini. Mengapa orang-orang menggunakan stereotype bahwa orang bertatto identik dengan orang yang kurang benar. Melihat pria-pria yang bertatto, diibaratkan seperti preman. Melihat wanita bertatto, terkesan bahwa dia bukan wanita baik-baik. Hasilnya, apa yang dilihat oleh mata, merangsang otak untuk berpikir secara logis dan mengikuti stereotype kebanyakan orang. Betul begitu bukan ?

Saat seseorang melihat hal tersebut, dan ia mampu mengembalikan pertanyaan itu dalam mata hati nya. Pastinya orang itu akan berpikir dua kali lebih bijak dari yang sebelumnya, tanpa harus menjalani (don't) Judge a Book by Its Cover .

Selanjutnya, coba readers pikirkan, mengapa tangan dan kaki kita diciptakan masing-masing berpasangan ? Bahkan lubang hidung pun ada dua. Pernah kah terpikirkan, toh kalau dibuat lubang hidung itu ada satu dan cukup besar, kan tidak masalah ?

Saat tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu tahu. Itu lah filsafah orang zaman dahulu, yang mengajarkan generasi sekarang bahwa kita tidak perlu angkuh saat melakukan sebuah kebaikan. Lebih dari pada itu, saat salah satu tangan kita bekerja, hendaknya tangan lain bisa digunakan untuk menolong orang lain. Begitu juga dengan kaki ini, yang juga diciptakan berpasangan. Saat kaki kita terasa lelah untuk berjalan, pasti ada salah satu kaki yang menumpu lebih kuat dibanding kaki satunya. Hal ini menandakan, bahwa manusia tidak bisa berjalan sendirian. Manusia adalah makhluk yang membutuhkan orang lain dan seyogyanya akan bertumpu pada orang lain pula.  

Melalui anggota tubuh yang diberikan berpasangan ini, kita juga diingatkan bahwa selama kita berjuang menjalani hidup, pasti akan ada orang lain yang mengulurkan tangannya untuk kita. Pasti akan ada orang lain, yang senantiasa mensupport kita :) Tetapi, jangan lupa, bahwa segalanya di dunia ini adalah proses tarik menarik dan timbal balik. Seseorang akan membantu kita, apabila kita pun sudah menanamkan benih kebaikan terlebih dahulu. Bila orang tersebut membantu kita dengan sukarela, belajarlah untuk mempraktekkannya pada orang lain. Sehingga segalanya adalah sebuah siklus, bak rantai yang tak putus.

Agent C yakin, kalau setiap orang menanamkan untuk berbuat positif, berbuat baik, memahami bahwa apa yang dia tuai adalah yang ia tanam... Dunia ini, setidaknya di lingkungan sekitar, pasti akan lebih damai. Jika tidak, at least dalam hati, pasti lebih tentram :)
Ini hanyalah sebuah pemikiran, semoga saja readers bisa menggunakan value dari artikel ini untuk aspirasi dalam menjalani hidup :)

Sincerely,

Agent C - MMT Batch 2 GroupM

Tuesday, May 29, 2012

Hilangkan Kejenuhan Beraktivitas

Hi readers! Thank you sudah mampir ke blog MMT Batch 2 GroupM J Agent C melaporkan langsung dari headquarter gedung Tempo Scan Tower yang lokasinya berada di Rasuna Said J Hari masih pagi, mood pun masih penuh semangat. Sebentar lagi hampir tepat dua bulan program media masters ini dilaksanakan. Yang sulit, bukan sekedar pelajaran yang diterima, namun juga konsistensi untuk mempertahankan semangat yang ada.
Pernah kah readers merasakan, sudah berada di titik puncak kejenuhan ? Ataupun berada di titik puncak, “too much information” ? Kali ini Agent C ingin berbagi pengalaman, yang mudah-mudahan juga bisa menjadi aspirasi bagi readers.
Setiap manusia, pasti memiliki saat naik dan turun saat menjalani hidup. Pernah ada seseorang di sebuah program televisi, ia berbicara “Saya sih gak mau turun, bagi saya hidup adalah menaiki anak tangga. Saya tau nya cuman naik saja. Emang mau, kalau hidupnya itu turun ?”
Bagaimana menurut readers mengenai statement itu ? Terus terang, saya merasa itu belum berada dalam tahap aktualisasi. Hidup seperti menaiki anak tangga, selalu naik terus. Itu bisa dijadikan sebagai motivasi. Sehingga ketika seseorang memiliki target atau goal ke depan, pasti inginnya lebih baik dari sekarang. Melalui pengalaman saya di masa lalu, ketika seseorang terlalu ingin mencapai targetnya hingga bisa dikatakan ambisius, ujung-ujungnya pasti malah tidak kesampaian.
Mengapa bisa begitu ? Karena orang seperti itu, biasanya kurang menikmati hidup. Hanya terfokus mengejar target, dan ujungnya bermuara di unbalance of life alias hidup yang tidak seimbang. Otak kita pun butuh istirahat, butuh penyegaran dan tidak melulu sebatas mengejar target. Salah satu value yang tertera di GroupM adalah Life Should Be Fun. Bagi saya, itu adalah pernyataan yang sangat tepat. Akan lebih tepat lagi, jika kita mampu menjalakannya J
Kesehariannya, kalau sudah mencapai titik jenuh dalam pekerjaan ataupun aktivitas yang readers jalani, berikan kesempatan pada otak untuk merefresh. Jangan terpaku dengan kegiatan utama yang itu-itu saja, karena otomatis otak kita pasti akan mengalami kelelahan. Salah satu cara jitunya adalah dengan menyelingi aktivitas dengan humor. J Sepemahaman saya, dengan tertawa maka akan memberikan relaksasi pada otot muka secara maksimal. Ribuan syaraf yang terletak di muka, akan lebih relief dan membuat badan terasa lebih rileks.
Ketika seseorang berada dalam kondisi yang rileks, otak akan bekerja lebih fresh. Sehingga, hasil kerja pasti akan lebih maksimal J Betul kan readers ? Agent C selalu mengalami hal ini, apalagi pas kelelahan setelah beraktivitas di kantor dan terjebak macet di Jakarta. Itu rasanya ingin teriak, tapi teriaknya dialihkan ke hal yang lebih positif. Misalnya, nyanyi-nyanyi dan mendengarkan radio. Pilih program radio yang announcer nya kocak, jadinya sebagai pendengar juga merasa terhibur.
Salah satu hal yang jitu untuk menghilangkan kejenuhan, adalah dengan istirahat yang cukup. Sebelum tidur, biasakan juga untuk sharing dengan teman terdekat. Berbagi mengenai cerita di kantor, akan membuat pikiran terasa lebih tenang. Kalau seperti itu, jadinya tidur terasa tanpa beban. J
Wah tidak terasa hampir pukul 9 pagi, kelas media masters akan segera dimulai. Agent C pamit dulu ya J Nanti pasti Agent C akan sharing cerita lain.

Sincerely,

Agent C- MMT Batch 2 GroupM

Sunday, May 6, 2012

Media Planning : The Introduction


Hi cool blogger!

If you’re an advertiser or someone related to the business, you really have to read this article, because I’m going to introduce you to something interesting.

This is all about Media Planning.

If you happened to read our backgrounds (Management Trainee in GroupM Indonesia), then you must be understand that we’re dealing with this thing. With this advertise thing. At first, I really didn’t understand what Media Planning is. But when I join the program (MMT Batch 2 GroupM), I was trained by the expert on media planning who helped us understanding the business.

MMT Batch 2 GroupM
MMT Batch 2 GroupM - Media Planning
So here’s the most basic thing you need to understand: ‘Every business needs to be advertised’. Why? Because advertise help them to generate awareness, and finally, interest in their offerings. So can the business advertise them self? And the answer is NO. This is where the advertising agencies took place. They help the business to communicate to their target audience, by creating the right advertisement, and bring it to the right place.

But it was the old way. Today, the advertising agencies divided into two main businesses: ‘Creative Agencies’ and ‘Media Agencies’. Creative agencies appointed to create the advertisement—in a most creative and memorable ways. While the media agencies supposed to plan in what media, on what time, with the right budget.

Based on http://www.admedia.org, media planning helps you to determine which channel are you going to use, to communicate your advertising. Will it going to be television? Radio? Billboard? Or simply newspapers? It also tells you how, when, and where to use media, in order to reach your target audience. In short, media planner should able to forecast the best way to communicate a message, using the right media, in the right place, and in the right time.
Questions that need to be answered by the media planner are:
  1. How many media can I reach through different media?
  2. On which media should I place the ads?
  3. Which frequency should I select?
  4. How much money should be spent in each medium?
The decision making is helped by using tools that could indicates or gives you exact data of what trends that happens in society, related to media use. What programs are most watched? In what time? By what age?

How can we measure the success of our campaign?

Basically, there are three important parameters we could use: Reach, Frequency, and Gross Rating Point (GRP).
Reach is the number of your target audience (individuals) you want to expose to your brand through selective media in a period of time. Frequency is number of times your target audience get exposed to the advertisement. Basically, a person should see the message for at least three times, before he/she could acknowledge the message. While GRP’s described number of spot you placed the advertisement message in a program, multiplied by the rating of the program. These three is only the basic parameters you could use when you have to design a media plan. 
MMT Batch 2 GroupM
MMT Batch 2 GroupM - Media Planning
There are more parameters you should consider, based on the media you use, and the consumer’s behaviour. And maybe I would share another terminology in this blog. But the most important thing you should understand in media plannin business is, the better plan the better the result. The more accurate plan, the more people you could gain.

Until then,

See you!:D

Sincerely,

Agent O
MMT Batch 2 GroupM

Friday, April 27, 2012

Good morning from FA

Good morning :)

Now it's time for me, Agent FA to introduce myself as one of the contributor of this journal about the management trainee called MMT batch 2 GroupM.

I studied communication major in university, with special interest (minor) in advertising. I decided to join the MMT in GroupM because I have this big interest to digital media. Why digital media? Because I want to absorb the knowledge and become better and better in optimizing digital media, so in future if I need to promote something independently, I am able to use digital media as one essential platform to help the promotion :p

Well, but of course in this management trainee, we study media for overall :) because this company of GroupM is not just about digital, but also conventional media works, and personally I still think that they're interesting to be learned, too. In the end of this management trainee, we have a chance to pick the work we desire, but the trainers and HR personnel also have their chance to assigned us in work that match with our abilities.

There are still 2 months remaining and many sessions to be awaited, knowledge to be absorbed, and fun times to be experienced with the friends here. Quoting from one of our trainer, that we have to become 'media agnostic' during this management trainee, because it's not an industry about what is right or what is wrong, it is about logic.

Okay all, I hope my introduction and a little insertion about the management trainee or the MMT will be very useful hahaha.

See you in the next posts,

Sincerely,

Agent FA,
MMT Batch 2 GroupM

Thursday, April 26, 2012

O for (not so) Ordinary!

Howdy fellas!

I'm agent O, one of the contributors in this blog. My real name is Oxyana Sara Virgizma. People says that my name is quite unique. I'm very grateful about it, and love it so much. Because I could tell and feel (well, probably hope) that I'm unique in my own way. And somehow the thought of it makes me feel special :D Buuttt...I prefer to be called Ochi, to avoid mispelled.

I'm a graduate student of Bogor Institute of Agriculture (IPB), majoring Food Science and Technology with minor in Communication. Due to campus recruitment, I was luckily selected to join the Management Trainee program in a world's largest media investment company, GroupM (MMT Batch 2 Group M). The program starts from April 3rd, 2012. At first I'm not sure what company GroupM was. But when the CEO of GroupM Indonesia--Mr. Edward Tsigher--explained about GroupM and the Management Trainee program, which is called Media Masters (MMT Batch 2 GroupM). Though it was just a glimpse, I had a feeling that this is the kind of job that I always wanted. A job that sounds fun to me!

And here I am. Joining another 24 people from different university. Trying to learn and understand the business, the office, and the people. It's almost 3 weeks now, and I feel excited. Because I able to learn new things, and these lessons are very interesting for me. And well, the thought of the payment is also interest me actually :p

You guys might have heard about management trainee in another company. Well, Media Masters is basically the same. It provides you 3 months in-class training, before you finally assigned in which agency you will work for. We're the MMT Batch 2 GroupM still have 2 months to go. Will the 25 of us survived till the assignment day? I hope so. So what will happen in another 2 months? This is something you should read by yourself!;)

Sincerely,


Agent O
MMT Batch 2 Group M




Agent M's speaking!

Hello Everybody!

First, i want to introduce myself so you could know a glance about me. In this blog, i'm the one with Agent M initial name.

My real name is Melissa Dharmawan, you could call me Melissa. I'm graduated from University of Indonesia, Communication Major with advertising as a specialization. Starting from March 2012, i join media master trainee program ( MMT Batch 2 GroupM ) at GroupM Indonesia.

One month has passed by since day one, i feel so relieved and excited about media master program. Meeting with new friends, have lunch together at office's cafetaria, playing games, we really had a lot of fun together. Besides, we also learn about media investment, media planning and digital media in our classroom with our trainers from our office. Surely, it's a new thing for first jobbers like me, but in a way i feel alive and attracted by this training.

Cheers,

Agent M
MMT Batch 2 GroupM

Wednesday, April 25, 2012

Journal of Joy

Good day!
Welcome back to our sharing session about MMT Batch 2 Group M :) I am, Agent FA, one of this blog's contributors will sharing a little introduction about the management trainee we call Media Masters or in short the MMT.

MMT is a training for us who just accepted as trainee in the company of GroupM, Jakarta, Indonesia, a company of media investment in the industry of Advertising, Communication, and so on. The MMT itself will be held for 3 months, started on April 3rd 2012. We ourselves are the 2nd batch of this trainee and we already feel blissful to get in this training.

So, our 2nd batch is about to enter the 2nd month of MMT / Media Masters Training and we think that our experience here is worth to tell (well, that's what we thought ^^). We want share that it's not just another management trainee, it's Media Masters Training, and it's very special and so far, we can say we are very happy to be part of it.

We, as the ladies of MMT Batch 2 GroupM create this 'journal of joy' with hope that you will interested or at least entertained with the stories of us.

Enjoy :)

Sincerely,

Agent FA
MMT Batch 2 GroupM


The Maestro has Born!

Hello fellas!
Here we are, right from the headquarters of GroupM Indonesia, congratulate you for joining in our story session :D

In case you don't know about us, GroupM is the world's largest media investment company. And now, we are the 25 lucky youngsters ready to hit the world! In this blog, we're going to share our precious stories and moments in this Management Trainee program called Media Masters (MMT Batch 2 GroupM).

Tschuss!

Sincerely yours,


MMT Batch 2 GroupM

PS: Beware, it's highly addictive! ;)